Friday, January 12, 2018

Istri Jaman Sekarang,Pas Keluar Rumah Tampil Bagus Dan Wangi.Eh ..Ketika Dirumah Pake Daster Bolong Dan Bau Terasi.Sebenernya Engkau Bagus Buat Siapa?

Istri hendaknya berhias sebagai kewajiban atasnya melayani suami. Istri harus berdandan di
depan suami lantaran memang menyerupai itulah cara dia semoga gampang masuk surga. Melayani suami termasuk serpihan dari ibadah yang pahalanya amat besar. Bahkan ini merupakan salah tiket masuk nirwana yang mahal harganya.

Fenomena hari ini banyak istri yang justru rajin berdandan ketika keluar rumah. Mereka lebih sibuk mencari parfum dan make up untuk berangkat kerja. Namun ketika pulang, tersisalah keringat yang anyir ketika bertemus suami. Ada pula istri yang lebih suka tampil modis tatkala keluar bersama koleganya, namun ketika di rumah hanya menggunakan daster lama yang sudah banyak lubang.
Yang namanya niscaya peduli dengan penampilan. Ada yang bertanya, berapa jam sehari perempuan menghabiskan waktu di depan cermin untuk berdandan dan berhias? Entahlah, yang niscaya ya lama... makanya produk-produk kecantikan selalu laku walau di dikala krisis...

Naluri perempuan memang mendorong mereka untuk selalu mempercantik diri. Asal bertemu kaca, baik di pinggir jalan, di dalam lift, lewat di erat beling mobil, perempuan biasanya akan menyempatkan diri memperbaiki penampilan... Yah, mau bagaimana lagi.. sudah begitu kodratnya...

Tapi bagaimana jikalau seorang perempuan itu ialah seorang istri yang telah bersuami?

Ketika seorang perempuan telah berumah tangga, maka dia pun wajib berias untuk suaminya. Hanya, kebanyakan orang malah sebaliknya. Banyak para istri yang berias hanya untuk terlihat bagus di depan orang lain. Sedangkan ketika sehari-hari di rumah, dia tampil biasa saja. Sehingga, tak jarang suami yang juga bersikap tak menyenangkan kepada sang istri. Lalu, apa yang harus dilakukan oleh suami, ketika sang istri melaksanakan hal demikian?

Seorang perempuan tidak diperbolehkan berdandan dan menggunakan wewangian ketika keluar rumah untuk suatu keperluan. Karena, hal ini merupakan penyebab terjadinya cobaan. Salah satunya konflik dalam rumah tangga.

Telah diriwayatkan dalam sebuah hadis larangan perempuan berhias dan menggunakan wewangian ketika keluar rumah. Perempuan bahkan
hanya diperintahkan mengenakan pakaian biasa ketika keluar rumah, yakni pakaian yang tidak ada hiasannya dan tidak mengenakan wewangian.

Adapun berdandannya perempuan di dalam rumah, maka itu tidaklah mengapa. Namun, harus tetap dengan menggunakan epilog dan pakaian yang pantas, yang tidak menampakkan lekuk tubuh, kecuali apa yang biasa dinampakkan oleh perempuan-perempuan muslimah.

Sebagaimana firman Tuhan SWT dalam al-Qur'an:

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖوَلْيَضْرِبْنَبِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ ۖ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْأَبْنَاءِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِأُولِي الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَىٰ عَوْرَاتِ النِّسَاءِ ۖ وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَايُخْفِينَمِنْ زِينَتِهِنَّ ۚ وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ ﴿٣١﴾

Katakanlah kepada perempuan yang beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara pria mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan pria yang tidak memiliki impian (terhadap wanita) atau bawah umur yang belum mengerti wacana aurat wanita. dan janganlah mereka memukulkan kakinya semoga diketahui pemanis yang mereka sembunyikan. dan bertaubatlah kau sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kau beruntung’,” (QS. An-Nur: 31).

Perempuan muslimah memiliki tanggung jawab besar terhadap dirinya. Yakni, menjauhi segala bentuk dosa dan mencederai ketaatan kepada Tuhan SWT.

Oleh lantaran itu, Anda sebagai seorang suami, tentu harus dapat mengarahkan istri Anda semoga dia memahami dan mengerti apa yang seharusnya dia lakukan. Bimbinglah dia pada arah yang seharusnya. Karena, sebagai seorang pemimpin rumah tangga, sudah menjadi kewajiban Anda untuk menjaga istri Anda dari siksa api neraka.

Artikel Terkait

Istri Jaman Sekarang,Pas Keluar Rumah Tampil Bagus Dan Wangi.Eh ..Ketika Dirumah Pake Daster Bolong Dan Bau Terasi.Sebenernya Engkau Bagus Buat Siapa?
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email